Diskusi Taman: Anti Kritik Ala Dewan Perwakilan Rakyat

0
41

Diskusi Taman: Anti Kritik Ala Dewan Perwakilan Rakyat.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unhas untuk kedua kalinya kembali menggelar diskusi taman, Senin (5/3). Bertempat di Koridor MIPA Unhas.

Kegiatan yang diikuti oleh internal Keluarga Mahasiswa Fakultas (KMF) MIPA dan tamu undangan dari BEM fakultas selingkup Unhas dimulai sore harinya. Diskusi bertajuk “Anti Kritik Ala Dewan Perwakilan Rakyat” menghadirkan Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) UNM, M. Yunasri Ridhoh dan Ketua Umum BEM FMIPA Unhas, Fandy Heribet Dusia sebagai pemateri.

Ketua Umum BEM FMIPA Unhas menjelaskan, diskusi ini dilatarbelakangi oleh pengesahan revisi Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Sebab beberapa pasal dinilai memberikan imunitas berlebih kepada anggota dewan.

M. Yunasri Ridhoh menjelaskan UUMD3 khususnya pasal 73, 122 dan 245 yang berisi hak imunitas DPR dan pemanggilan paksa muatannya harus ditolak. DPR tidak mesti membuat pasal untuk membentengi dirinya hal ini telah menyalahi prinsip UUD.

Lanjutnya, mengenai menjaga kehormatan, DPR tidak harus membuat pasal baru untuk menjaga nama baiknya. Ada pasal di KUHP yang lebih terperinci mengenai pencemaran nama baik.

“Ada pasal 310 KUHP Tentang Pencemaran Nama Baik yang lebih sesuai dengan semangat UUD. Semua orang sama kedudukannya di hadapan Hukum. Semua orang berhak menjaga kehormatannya, bukan hanya dewan. Sehingga anggota dewan tidak harus membuat pasal baru,” katanya menutup diskusi, Senin (5/3).

Reporter : Muhammad abdul
Editor : Zulfajri

Suasana Diskusi Taman: Anti Kritik Ala Dewan Perwakilan Rakyat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here