Diskusi Taman : Gerakan Perempuan dalam Pusaran Patriarki

0
25

Diskusi Taman : Gerakan Perempuan dalam Pusaran Patriarki

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unhas kembali menggelar diskusi taman, Senin (12/3) bertempat di Taman MIPA Unhas.

Kegiatan yang diikuti oleh internal Keluarga Mahasiswa Fakultas (KMF) MIPA dan tamu undangan dimulai sore harinya. Diskusi bertajuk “Gerakan Perempuan dalam Pusaran Patriarki” merupakan diskusi momentuman untuk menperingati Hari Perempuan Internasional, yang menghadirkan Astuti Hi.M (Ketua Serikat Perempuan Indonesia atau Srikandi, Jasmin Raisman ( Aktivis Komunitas Sekolah Kartini) dan Rahmat Januar Noor (Ketua BEM Periode 2010/2011) sebagai fasilisator.

Astuty dari Srikandi menjelaskan sejaran pergerakan perempuan dari Eropa hingga ke Indonesia. Cut Nyak Dien, Cut Mutia, R.A Kartini adalah beberapa pelopor adapun organisasi yang membangkitkan gerakan perempuan ialah Putri Mahardika dan Gerwani.

Kak Acong begitu sapaan akrabnya, menjelaskan fenomena perempuan dalam konsep patriarki melibas kita semua. Kongkalikong Neoliberalisme dengan patriarki bukan hanya merugikan perempuan, tapi juga laki-laki. Kita rugi bersekolah tinggi-tinggi tapi mengikut patriarki.

Jasmin, melanjutkan dengan mengangkat realitas pergerakan perempuan di kampus yang masih minim kontribusi. Perempuan masih disubordinasi dan dinomorduakan untuk bergerak di ranah sosial. Misalkan, keikutsertaan dalam konsolidasi aksi.

Media dan para pemilik modal seolah menggenggam kita, mengkonstruksi perempuan untuk bekerja di ranah domestik saja melalui iklan-iklan atau banyaknya sinetron yang membuat steryotipe bahwa perempuan sangat membutuhkan laki-laki, mudah baper dan penurut. Mari banyak belajar!, katanya menutup diskusi. Senin (12/3).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here